{"id":9485,"date":"2025-02-05T14:41:04","date_gmt":"2025-02-05T07:41:04","guid":{"rendered":"https:\/\/kartinidjohan.com\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/"},"modified":"2026-09-10T09:54:43","modified_gmt":"2026-09-10T02:54:43","slug":"mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Mengurai Peraturan Terbaru tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Buku di Indonesia"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"9485\" class=\"elementor elementor-9485 elementor-8830\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-671d2e43 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"671d2e43\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-40ccea7d\" data-id=\"40ccea7d\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-188974d elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"188974d\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor - v3.15.0 - 09-08-2023 *\/\n.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-stacked .elementor-drop-cap{background-color:#69727d;color:#fff}.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-framed .elementor-drop-cap{color:#69727d;border:3px solid;background-color:transparent}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap{margin-top:8px}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap-letter{width:1em;height:1em}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap{float:left;text-align:center;line-height:1;font-size:50px}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap-letter{display:inline-block}<\/style>\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada pertengahan tahun 2024, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia mengesahkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) Nomor 15 Tahun 2024 mengenai Pengelolaan Royalti atas Lisensi Penggunaan Sekunder untuk Hak Cipta Buku dan\/atau Karya Tulis Lainnya. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya peraturan baru ini menjadi tonggak penting dalam pengelolaan royalti terkait buku atau karya tulis lainnya karena dapat memberikan kepastian hukum bagi para pencipta dan pemegang hak cipta untuk mendapatkan imbalan yang adil atas karya mereka, baik dalam penggandaan fisik maupun digital. Tidak hanya itu, peraturan ini juga menjadi pagar pengaman untuk menghindari maraknya pelanggaran hak cipta yang dilakukan baik secara sengaja atau tidak disengaja. Apalagi di era digital ini, penggunaan sekunder seperti penggandaan atau distribusi digital buku dan artikel menjadi umum. Tanpa regulasi yang jelas, pencipta seringkali tidak mendapatkan hak mereka sepenuhnya.    <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam aplikasinya, Permenkumham ini memberikan kuasa kepada Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) untuk menarik royalti tersebut.<\/span><\/p><h2>Bagaimana Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Bekerja?<\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Lembaga Manajemen Kolektif adalah organisasi nirlaba yang mengelola hak ekonomi pencipta dan pemegang hak cipta, khususnya dalam penggunaan sekunder karya cipta. Dalam peraturan yang dibuat, ada beberapa hal yang menjadi tugas dan tanggung jawab organisasi ini dalam mengelola royalti hak cipta buku atau karya tulis lainnya: <\/span><\/p><ol><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Representasi Pencipta dan Pemegang Hak Cipta<\/span><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keanggotaan: Pencipta dan pemegang hak cipta menjadi anggota LMK dengan memberikan kewenangan untuk mengelola hak ekonomi mereka. LMK kemudian mengumpulkan royalti atas nama anggota. <\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kuasa: LMK diberi kuasa untuk memberikan lisensi, mengumpulkan royalti, dan mendistribusikannya kembali kepada anggota berdasarkan penggunaan karya mereka.<\/span><\/li><\/ul><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lisensi Penggunaan Sekunder<\/span><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Otoritas Lisensi: LMK memiliki kewenangan untuk mengeluarkan lisensi atas penggunaan sekunder karya cipta. Ini meliputi penggandaan atau distribusi karya yang sudah ada, baik fisik maupun digital. <\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengguna Sekunder: Institusi pendidikan, perpustakaan, dan perusahaan harus memperoleh lisensi dari LMK untuk menggunakan karya cipta secara sah.<\/span><\/li><\/ul><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengumpulan Royalti<\/span><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penetapan Tarif: LMK menetapkan tarif royalti untuk berbagai jenis penggunaan sekunder, disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengumpulan: LMK mengumpulkan royalti dari pengguna sekunder yang telah memperoleh lisensi. Pengumpulan biasanya dilakukan setahun sekali. <\/span><\/li><\/ul><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Distribusi Royalti<\/span><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengumpulan Data: LMK menggunakan metode seperti catatan penggunaan, sampling, atau perjanjian untuk menentukan besaran royalti yang harus didistribusikan.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Distribusi: Royalti yang terkumpul didistribusikan kepada pencipta dan pemegang hak cipta berdasarkan data penggunaan dan kesepakatan yang ada.<\/span><\/li><\/ul><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepatuhan Regulasi dan Audit<\/span><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Regulasi: LMK harus beroperasi sesuai dengan peraturan pemerintah, termasuk mendapatkan izin operasional dan mematuhi tarif royalti.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Audit: LMK wajib melakukan audit keuangan tahunan oleh akuntan publik independen untuk memastikan pengelolaan royalti transparan dan akuntabel.<\/span><\/li><\/ul><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penegakan dan Sanksi<\/span><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sanksi: Jika LMK melanggar ketentuan, seperti gagal mendistribusikan royalti secara tepat, Kementerian dapat menjatuhkan sanksi, termasuk mencabut izin operasional.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengawasan: Kementerian melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja LMK untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum.<\/span><\/li><\/ul><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dukungan dan Advokasi<\/span><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Edukasi dan Advokasi: LMK sering terlibat dalam kegiatan edukasi dan advokasi untuk meningkatkan kesadaran tentang isu hak cipta di kalangan pencipta dan masyarakat umum.<\/span><\/li><\/ul><\/li><\/ol><p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan cara kerja di atas, LMK memastikan pencipta mendapatkan kompensasi yang adil atas penggunaan karya mereka, sementara pengguna memahami kewajiban hukum mereka dalam menghormati hak-hak tersebut.<\/span><\/p><h2>Besaran Tarif Royalti Penggunaan Sekunder <\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkait dengan besaran royalti yang dikenakan, Permenkumham nomor 15 ini membagi persentasenya mengikuti berbagai jenis pengguna sekunder seperti yang tertuang dalam tabel di bawah ini:<\/span><\/p><table width=\"572\"><tbody><tr><td><b>Jenis Pengguna Sekunder<\/b><\/td><td><b>Besaran Royalti (%)<\/b><\/td><\/tr><tr><td><span style=\"font-weight: 400;\">Satuan Pendidikan<\/span><\/td><td><span style=\"font-weight: 400;\">2%<\/span><\/td><\/tr><tr><td><span style=\"font-weight: 400;\">Perguruan Tinggi<\/span><\/td><td><span style=\"font-weight: 400;\">3%<\/span><\/td><\/tr><tr><td><span style=\"font-weight: 400;\">Lembaga Pendidikan<\/span><\/td><td><span style=\"font-weight: 400;\">3%<\/span><\/td><\/tr><tr><td><span style=\"font-weight: 400;\">Lembaga Penelitian<\/span><\/td><td><span style=\"font-weight: 400;\">4%<\/span><\/td><\/tr><tr><td><span style=\"font-weight: 400;\">Kementerian\/Lembaga\/Pemerintah Daerah<\/span><\/td><td><span style=\"font-weight: 400;\">5%<\/span><\/td><\/tr><tr><td><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha Swasta<\/span><\/td><td><span style=\"font-weight: 400;\">6%<\/span><\/td><\/tr><tr><td><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha Jasa Fotokopi<\/span><\/td><td><span style=\"font-weight: 400;\">5%<\/span><\/td><\/tr><tr><td><span style=\"font-weight: 400;\">Penyelenggara Sistem Elektronik<\/span><\/td><td><span style=\"font-weight: 400;\">7%<\/span><\/td><\/tr><tr><td><span style=\"font-weight: 400;\">Lembaga Penyiaran<\/span><\/td><td><span style=\"font-weight: 400;\">8%<\/span><\/td><\/tr><tr><td><span style=\"font-weight: 400;\">Pengembang Kecerdasan Artifisial<\/span><\/td><td><span style=\"font-weight: 400;\">10%<\/span><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh dari penerapan tabel di atas, jika sebuah penerbit buku ingin menggandakan 1.000 eksemplar buku dengan harga jual Rp100.000 per eksemplar, maka royalti yang dikenakan adalah berdasarkan tabel Usaha Swasta dengan perhitungan sebagai berikut:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Data:<\/span><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah Buku yang Digandakan: 1.000 eksemplar<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harga Jual per Eksemplar: Rp100.000<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Total Pendapatan dari Penggandaan: Rp100.000.000<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tarif Royalti untuk Usaha Swasta: 6%<\/span><\/li><\/ul><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perhitungan Royalti:<\/span><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Total Pendapatan: Rp100.000.000<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tarif Royalti: 6%<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Royalti yang Harus Dibayar: Rp6.000.000<\/span><\/li><\/ul><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasilnya, Penerbit Sejahtera harus membayar royalti sebesar Rp6.000.000 kepada LMK untuk didistribusikan kepada pencipta atau pemegang hak cipta yang bersangkutan.<\/span><\/p><h2>Dampaknya terhadap Sektor Perbukuan dan Pendidikan <\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan peraturan ini, sektor perbukuan, pendidikan, dan penelitian diharapkan lebih tertib dalam pengelolaan hak cipta. Institusi pendidikan dan lembaga penelitian harus memastikan bahwa setiap penggandaan karya tulis telah melalui mekanisme royalti yang benar. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih jauh lagi, dengan regulasi yang lebih jelas dan penegakan hukum yang lebih kuat, diharapkan para pencipta akan mendapatkan hak mereka secara lebih adil. Sementara pengguna sekunder akan lebih memahami kewajiban mereka dalam menghormati hak-hak tersebut, sekaligus lebih peduli<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">terhadap potensi terjadinya pelanggaran hak cipta akibat penggandaan ilegal baik dalam bentuk fisik maupun digital.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada pertengahan tahun 2024, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia mengesahkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) Nomor 15 Tahun 2024 mengenai Pengelolaan Royalti atas Lisensi Penggunaan Sekunder untuk Hak Cipta Buku dan\/atau Karya Tulis Lainnya. Adanya peraturan baru ini menjadi tonggak penting dalam pengelolaan royalti terkait buku atau karya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9486,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[70],"class_list":["post-9485","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","tag-pelanggaran-hak-cipta"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hak Cipta - Peraturan Pengelolaan Royalti - Kartini Djohan Consulting<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kementerian Hukum dan Kemenkumham Indonesia mengesahkan Peraturan mengenai Pengelolaan Royalti atas Lisensi Penggunaan Sekunder Hak Cipta.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hak Cipta - Peraturan Pengelolaan Royalti - Kartini Djohan Consulting\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kementerian Hukum dan Kemenkumham Indonesia mengesahkan Peraturan mengenai Pengelolaan Royalti atas Lisensi Penggunaan Sekunder Hak Cipta.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kartini Djohan Consulting\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-05T07:41:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-10T02:54:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kartinidjohan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/article-4-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1363\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin.kdc\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin.kdc\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin.kdc\",\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#\/schema\/person\/6e1d912c4614b0abc61445590e635386\"},\"headline\":\"Mengurai Peraturan Terbaru tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Buku di Indonesia\",\"datePublished\":\"2025-02-05T07:41:04+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-10T02:54:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/\"},\"wordCount\":743,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/article-4-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"Pelanggaran Hak Cipta\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/\",\"name\":\"Hak Cipta - Peraturan Pengelolaan Royalti - Kartini Djohan Consulting\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/article-4-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2025-02-05T07:41:04+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-10T02:54:43+00:00\",\"description\":\"Kementerian Hukum dan Kemenkumham Indonesia mengesahkan Peraturan mengenai Pengelolaan Royalti atas Lisensi Penggunaan Sekunder Hak Cipta.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/article-4-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/article-4-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1363,\"caption\":\"Mengurai Peraturan Terbaru tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Buku di Indonesia\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Uncategorized @id\",\"item\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/category\/uncategorized-id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Mengurai Peraturan Terbaru tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Buku di Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/\",\"name\":\"Kartini Djohan Consulting\",\"description\":\"Proctecting Beautiful Minds\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Kartini Djohan Consulting\",\"url\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Kartini Djohan Consulting\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#\/schema\/person\/6e1d912c4614b0abc61445590e635386\",\"name\":\"admin.kdc\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed46788efd56b0fb4e53dec5a8547791a0da43d1179c8992bd25cd50eebf7582?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed46788efd56b0fb4e53dec5a8547791a0da43d1179c8992bd25cd50eebf7582?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin.kdc\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kartinidjohan.com\"],\"url\":\"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/author\/admin-kdc\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hak Cipta - Peraturan Pengelolaan Royalti - Kartini Djohan Consulting","description":"Kementerian Hukum dan Kemenkumham Indonesia mengesahkan Peraturan mengenai Pengelolaan Royalti atas Lisensi Penggunaan Sekunder Hak Cipta.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hak Cipta - Peraturan Pengelolaan Royalti - Kartini Djohan Consulting","og_description":"Kementerian Hukum dan Kemenkumham Indonesia mengesahkan Peraturan mengenai Pengelolaan Royalti atas Lisensi Penggunaan Sekunder Hak Cipta.","og_url":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/","og_site_name":"Kartini Djohan Consulting","article_published_time":"2025-02-05T07:41:04+00:00","article_modified_time":"2026-09-10T02:54:43+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1363,"url":"https:\/\/kartinidjohan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/article-4-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin.kdc","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin.kdc","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/"},"author":{"name":"admin.kdc","@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#\/schema\/person\/6e1d912c4614b0abc61445590e635386"},"headline":"Mengurai Peraturan Terbaru tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Buku di Indonesia","datePublished":"2025-02-05T07:41:04+00:00","dateModified":"2026-09-10T02:54:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/"},"wordCount":743,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kartinidjohan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/article-4-scaled.jpg","keywords":["Pelanggaran Hak Cipta"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/","url":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/","name":"Hak Cipta - Peraturan Pengelolaan Royalti - Kartini Djohan Consulting","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kartinidjohan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/article-4-scaled.jpg","datePublished":"2025-02-05T07:41:04+00:00","dateModified":"2026-09-10T02:54:43+00:00","description":"Kementerian Hukum dan Kemenkumham Indonesia mengesahkan Peraturan mengenai Pengelolaan Royalti atas Lisensi Penggunaan Sekunder Hak Cipta.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/kartinidjohan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/article-4-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/kartinidjohan.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/article-4-scaled.jpg","width":2560,"height":1363,"caption":"Mengurai Peraturan Terbaru tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Buku di Indonesia"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/mengurai-peraturan-terbaru-tentang-pengelolaan-royalti-hak-cipta-buku-di-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Uncategorized @id","item":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/category\/uncategorized-id\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Mengurai Peraturan Terbaru tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Buku di Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#website","url":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/","name":"Kartini Djohan Consulting","description":"Proctecting Beautiful Minds","publisher":{"@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#organization","name":"Kartini Djohan Consulting","url":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Kartini Djohan Consulting"},"image":{"@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#\/schema\/person\/6e1d912c4614b0abc61445590e635386","name":"admin.kdc","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed46788efd56b0fb4e53dec5a8547791a0da43d1179c8992bd25cd50eebf7582?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed46788efd56b0fb4e53dec5a8547791a0da43d1179c8992bd25cd50eebf7582?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin.kdc"},"sameAs":["https:\/\/kartinidjohan.com"],"url":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/blog\/author\/admin-kdc\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9485","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9485"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9485\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9487,"href":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9485\/revisions\/9487"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9486"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9485"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9485"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kartinidjohan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9485"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}